Tuhan pasti punya alasan bagi setiap hal. Namun aku seolah tak pernah bersyukur atas segala perlindungan Tuhan terhadap hati ini. Sejak kecil, Tuhan lindungi hati ini dari luka yang tak perlu, dari cinta yang semu, dan dari hilangnya fokus terhadap tujuan hidupku.
Hanya saja, terkadang aku yang setengah manusia ini, mendapati sisi lemah kemanusiaanku. Sejauh aku mengingat masa lalu, aku tak pernah mendapatkan seseorang yang aku inginkan, yang bisa membuatku tertawa hingga lupa hari esok. Aku lebih sering bertemu seseorang yang baik hati, tulus, bahkan beberapa rela melakukan banyak hal untukku. Seharusnya aku bahagia. Namun, aku, walau setengah manusia, tetap tidak bisa sepenuhnya memahami hati.
Aku ingin tertawa bersama orang lain, menghabiskan waktu bersama orang lain, kala aku diberkahi seseorang berhati malaikat. Mungkin Tuhan akan membenci aku jika aku terus seperti ini. Aku sadar, ini semua adalah berkah. Namun, jika boleh aku meminta, izinkan aku sekali saja bersama seseorang yang jika aku bersamanya, aku bisa tertawa puas.
Aku, sesungguhnya tengah berada di situasi yang aku pun tak mengerti harus bagaimana dengan hati. Aku, seolah terikat oleh sosok yang dewasa, bijak, penyayang, namun selalu kesulitan menemukan cara untuk menghidupkan suasana. Mungkin itu yang sesungguhnya aku butuhkan. Namun, hati ini ingin sekali menghabiskan waktu bersama yang lain. Seseorang yang bisa membuat aku sungguh tertawa dan selalu tertawa di setiap candaku.
Tuhan, ampuni hati yang acapkali tak bersyukur ini.
Aku takut terluka. Aku takut semakin aku lepas, semakin aku tak menemukan jalan untuk kembali. Aku hanya ingin sesekali berkeliaran seperti manusia lain sebelum semuanya menjadi tidak mungkin. Aku takut, kali ini, akan sama seperti yang lalu. Aku takut dia akan lewat begitu saja bersama waktu. Aku takut sengal di hati ini hanya dirasakan olehku.
Aku sungguh hilang arah. Aku sungguh tak mengerti akan menuju kemana. Aku seolah membiarkan waktu membawa pergi semuanya.
Tuhan, bimbing aku, bawa aku pergi ke tempat yang tak pernah aku duga. Berikan aku kejutan indahmu lagi.
No comments:
Post a Comment